Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam membuat tampilan website(design)
Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan
untuk merancang tampilan website
yang bersahabat bagi pembacanya
Penggunaan warna yang tepat
Warna
sangat berpengaruh dalam sebuah desain. Seperti yang telah kita ketahui, masing
masing warna memiliki karakter tersendiri, dan mecerminkan suasana tertentu.
Skema warna (kombinasi warna) dalam desain harus bisa mewakili karakter yang
diinginkan. Tetapi perlu diingat, kombinasi warna yang berlebihan akan
mengalihkan pengunjung dari konten website.
Teks yang mudah dibaca
Teks
harus mudah dibaca, hal ini bisa dicapai dengan mengatur kontras warna teks
dengan background. Selain itu penggunaan font yang tepat juga perlu
diperhatikan, jenis font, ukuran font, style dan konsistensinya dalam desain.
Selain itu pengaturan paragraf dan jarak antara teks dengan elemen lain juga
perlu diperhatikan. Whitespace atau ruang kosong antar elemen harus harmonis.
Semua hal tersebut bertujuan supaya Teks mudah dibaca.
Desain visual yang harmonis
Image
atau gambar secara visual merupakan unsur atau elemen utama dalam desain. Image
bisa digunakan sebai pemanis, atau penyeimbang atau point of interest.
Sebaiknya pemilihan image sesuai dengan keseluruhan tema dan karakter desain
website. Komposisi image dengan elemen lain juga harus sesuai, adakalanya
sebuah website membutuhkan image yang besar (hampir fullscreen) untuk memberi
kesan tertentu, dan dikombinasi dengan teks yang lebih kecil porsinya, ada pula
website dengan komposisi teks yang lebih banyak dan image hanya sebagai unsur
tambahan. Komposisi antara image dengan teks tergantung dari tema dan karakter
yang ingin dibangun.
Yang
penting harus bijaksana dalam memilih, menempatkan, dan mengkomposisi image,
dan yang tidak kalah penting adalah kualitas image itu sendiri. Hal lain yang
harus menjadi pertimbangan adalah besarnya file. Kecepatan load sebuah halaman
website sebagian besar ditentukan oleh besarnya ukuran file, terutama image,
apalagi bagi kita di Indonesia yang kecepatan akses internetnya sebagian besar
dibawah rata-rata.
Layout yang Simpel
Layout
atau tataletak desain diusahakan sesederhana mungkin, minimalisir elemen-elemen
yang tidak penting, maksimalkan whitespace (jarak antar elemen). Website dengan
layout yang baik, mudah untuk dijelajahi, pengunjung mudah untuk menemukan
sesuatu, dan dengan cepat menemukan apa yang dicarinya.
Layout
yang berantakan membuat pengunjung kesulitan dan membutuhkan waktu lebih lama untuk
menemukan sesuatu. Penempatan yang tidak sesuai, point of interest yang
menyesatkan, dan urutan tata letak yang acak, sangat tidak menguntungkan.
Alur yang mudah dimengerti
Layout
desain website harus bisa menuntun pengunjung dan mengarahkan mereka ke sesuatu
yang kita inginkan, jadi kitalah yang menuntun alur perhatian pengunjung dari
titik a, ke titik b, ke titik C, dan seterusnya, sehingga tujuan kita dan misi
dari website bisa dicerna dengan baik oleh pengunjung. Hal ini tidaklah mudah,
berbeda dengan media lain seperti televisi, dan koran, audience dalam kendali
pemberi informasi, mereka menerima apa adanya dan pasif, dan tidak melakukan
tindakan aktif untuk memilah. Sedangkan pada website, pengunjung memiliki
kendali penuh, mereka aktif, dan oleh karena itu alur dari desain website harus
jelas dan mudah dipahami agar pengunjung tidak frustasi menemukan apa yang
mereka inginkan.
Menu Navigasi yang jelas
Salah
satu elemen penting yang juga wajib diperhatikan adalah navigasi atau menu.
Menu navigasi adalah satu-satunya cara pengunjung berinteraksi dengan website.
Ada banyak cara dan banyak desain menu navigasi, tetapi yang tidak boleh
dilupakan adalah fungsi utamanya, sebagai alat interaksi pengunjung dengan
website.
Website
bisa saja mempunyai beberapa menu/navigasi, bisa diatas pada header, atau pada
sidebar, maupun dibawah pada footer. Tidak ada rumus yang mengharuskan dimana
kita menempatkan menu, yang penting harus menyatu dengan alur dan layout desain
sebuah website.
Sumber:
https://sis.binus.ac.id/

Komentar
Posting Komentar