Komputasi Kuantum
Komputasi kuantum adalah
alat hitung yang menggunakan sebuah fenomena mekanika kuantum,
misalnya superposisi dan keterkaitan, untuk melakukan operasi data. komputasi
kuantum adalah komputasi yang dilakukan berdasarkan prinsip kerja atau sifat
dari kuantum mekanika yang berbeda dengan komputasi klasik. Komputasi klasik
hanya akan menghasilkan keadaan dengan dua kondisi yang dinyatakan dalam bit
yaitu 0 atau 1, sedangkan dalam komputasi kuantum digunakan qubit yang mampu
menyatakan tak hingga keadaan yang merupakan kombinasi dari keadaan 0 dan 1.
Qubit adalah sebuah bit
informasi yang dapat menjadi 0 dan 1 secara bersamaan (keadaan superposisi).
Dengan demikian, sebuah komputer yang lebih banyak beroperasi dengan sebuah
qubit daripada dengan bit standar dapat melakukan perhitungan dengan
menggunakan kedua nilai secara bersamaan. Sebuah Qubyte, terdiri dari delapan
qubit dan dapat memiliki semua nilai dari 0 sampai 255 secara bersamaan.
"Sistem multi‐qubyte
memiliki kekuatan melebihi apa pun yang mungkin dengan komputer klasik". Menurut
Hukum Moore, jumlah transistor dari sebuah mikroprosesor bertambah dua kali
lipat setiap 18 bulan. Menurut evolusi tersebut jika terdapat computer klasik
di tahun 2020, maka ia akan beroperasi pada kecepatan CPU 40 GHz dengan 160 Mb
RAM. Jika kita menggunakan analogi hukum Moore untuk komputer kuantum, jumlah
bit kuantum akan menjadi dua kali lipat dalam setiap 18 bulan. Tetapi penambahan
hanya satu qubit sudah cukup untuk meningkatkan kecepatan dua kali lipat .
Jadi, kecepatan kuantum komputer akan meningkat lebih dari sekedar dua kali lipat
itu
Komputasi kuantum memiliki
sifat berada dalam berbagai macam keadaan sehingga akan menyebabkan banyak
terdapat kemungkinan hasil perhitungan. Untuk megetahui hasil perhitungan harus
dilakukan pengukuran terhadap qubit yang disebut dengan pengukuran quantum
(quantum measuremet), yang akan menghentikan proses qubit dan memaksa sistem
untuk memilih salah satu dari semua kemungkinan jawaban yang ada
Perbedaan Utama Antara
Komputer Kuantum dan Klasik Memori adalah komputer klasik merupakan string dari
0s dan 1s, dan ia mampu melakukan perhitungan hanya pada sekumpulan bilangan
secara simultan. Memori komputer kuantum merupakan sebuah keadaan kuantum yang
merupakan superposisi dari bilangan‐bilangan
yang berbeda. Sebuah komputer kuantum dapat melakukan perhitungan klasik
reversible secara bebas pada semua bilangan secara bersamaan. Pelaksanaan
sebuah komputasi pada bilangan yang berbeda pada saat yang sama dan kemudian
penginterferesian semua hasil untuk mendapatkan satu jawaban, menjadikan sebuah
komputer kuantum jauh lebih kuat daripada computer klasik
Sumber:
Sundani, Dini, S. Widiastuti, and R. DA. "Aplikasi
Penajaman Citra (Image Sharpening Berdasarkan Prinsip Kuantum." Seminar Nasional Aplikasi
Sains & Teknologi. 2014.
Quantum Computers &
Moore's Law. Retrieved on December 1st , 2002 from: http://www.qubyte.com
http://amutiara.staff.gunadarma.ac.id/Publications/files/2806/Quantum+ComputersOrasi+revisi+ok.pdf

Komentar
Posting Komentar