Ringkasan jurnal penelitian : Analisis Pengaruh Kepercayaan, Kepuasan, dan Reputasi Terhadap Loyalitas Konsumen Online Shop Dalam Pembelian Produk di Toko XYZ
Abstrak
Toko
XYZ merupakan salah satu mall online yang mengusung model bisnis maket place.
Dengan adanya Toko XYZ maka setiap individu, toko kecil dan brand dapat
bersaing dan mempunyai toko online secara mudah dan gratis. loyalitas pelanggan dipengaruhi oleh faktor faktor
tententu, data dari Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) tahun 2016
menunjukkan bahwa pengaduan pelanggan e-commerce di Indonesia meliputi barang
tidak dikirim, pembatalan sepihak, proses pengembalian uang, misleading
information, dan penyelesaian sengketa. Dengan adanya permasalahan tersebut
menyebabkan loyalitas pelanggan semakin menurun. Sehingga penelitian ini akan
membahas tentang pengaruh kepuasan pelanggan, kepercayaan pelangan, dan
reputasi perusahaan terhadap loyalitas pelanggan dalam pembelian barang di Toko
XYZ.
1. Pendahuluan
Dengan adanya Toko XYZ maka setiap individu, toko kecil
dan brand dapat bersaing dan mempunyai toko online secara mudah dan gratis.
Data dari Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) tahun 2016 menunjukkan
bahwa pengaduan pelanggan e-commerce di Indonesia meliputi barang tidak
dikirim, pembatalan sepihak, proses pengembalian uang, misleading information,
dan penyelesaian sengketa. Sedangkan ada beberapa faktor yang mempengaruhi
kepercayaan pelanggan terhadap e-commerce, yaitu faktor kualitas antarmuka,
kualitas informasi yang disediakan, persepsi pelanggan terhadap keamanan, dan
persepsi pelanggan terhadap data pribadi yang diberikan kepada e-commerce.
2. Landasan Kepustakaan
Kajian pustaka pada penelitian ini menggunakan dua
referensi dari penelitian sebelumnya. Penelitian pertama menggunakan penelitian
yang dilakukan oleh Gul (2014) dengan penelitian yang berjudul The Relationship
between Reputation, Customer Satisfaction, Trust, and Loyality.
Reputasi merupakan suatu kondisi yang membuat perusahaan
mampu memasang harga tinggi pada produknya dan membuat pesaing sulit untuk
menyaingi perusahaan tersebut (Castro et al, 2006 disitasi dalam Gul, 2014).
Reputasi dapat mempengaruhi benak pelanggan tentang nilai suatu barang (Brown
dan dacin, 1997 disitasi dalam Gul, 2014), pelanggan lebih memilih reputasi
yang baik dari sebuah barang daripada reputasi yang buruk.
Menurut Gul (2014) kepercayaan merupakan sebuah keadaan
psikologis positif yang terjadi pada hubungan tertentu, dengan katalain
kepercayaan pelanggan merupakan sebuah keadaan psikologi positif yang terjadi
antara pelanggan dengan produk atau layanan tertentu. Kepuasan pelanggan
merupakan sikap positif yang terbentuk atas dasar pegalaman pelanggan yang
memperoleh produk atau layanan kemudian membayarnya (Fornell, 1992; disitasi
dalam Gul , 2014). Persepsi keamanan
merupakan salah satu faktor yang paling penting dalam membangun kepercayaan
pelanggan dengan perusahaan penyedian produk atau jasa secara online (Bargh et
al, 2002; Auckland, 2007). Menurut Yousafzei et al., (2005) mengemukakan bahwa
keamanan yang dirasakan pelanggan memang memiliki dampak positif terhadap
kepercayaan pelanggan, akan tetapi besarnya dampak keamanan bagi pelanggan
bergantung pada persepsi mereka masing-masing.
Menurut Griffin (2002 disitasi dalam Nurullaili, 2013)
Loyalitas merupakan perilaku dari unit-unit pengambilan keputusan untuk
melakukan pembelian secara terus menerus terhadap produk atau jasa perusahaan
yang dipilih. Sedangkan Loyalitas pelanggan merupakan kesetiaan pelanggan untuk
untuk menggunakan produk atau jasa yang sama dari suatu perusahaan (Swastha,
2009 disitasi dalam Nurullaili, 2013).
3. Metodologi
Penelitian ini menggunakan konstruk dari model pada
penelitian yang dilakukan oleh Gul (2014) dan Eid (2011), yang akan di analisis
dengan menggunakan analisis regresi linear berganda, dengan membagi model
menjadi tiga model Analisis Regresi, yaitu Regresi pertama merupakan regersi
yang terbentuk dari variabel dependan ecustomer satisfaction (ECS) yang
dipengaruhi oleh variabel independen user interface quality (UIQ), information
quality (IQ), perceived security (PSR), perceived privacy (PP), dan reputation
(REP).
4. Hasil dan pembahasan
Dalam menentukan sampel penelitian ini menggunakan rumus
Slovin yaitu:
𝑆 =
N 1 + 𝑁𝑒2
Keterangan : S = Jumlah sampel N = Jumlah populasi e = Taraf signifikansi
Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner yang diambil
dari responden seluruh Indonesia yang pernah menggunakan dan bertransaksi di
Toko XYZ. Berdasarkan hasil kuesioner yang telah dibagikan pada tanggal 1
Februari 2017 – 1 Juni 2017 terkumpul data sebanyak 150 responden. Dengan
toleransi (signifikansi) 10 % menghasilkan jumlah minimal data sampel pada
penelitian ini adalah 100 data.
Dari
hasil pengujian uji F regresi linear pertama, diketahui df1 = 5 dan df2 = 127
dengan probabilitas 0,05, maka F tabel bernilai 2,29. Dari hasil pengujian uji
T regresi linear pertama, diketahui df = 127 dengan probabilitas 0,05, maka T
tabel bernilai 1,65694. dapat disimpulkan bahwa kemampuan variabel independen
user interface quality, information quality, perciefed security, perciefed
privacy, dan reputation dalam menjelaskan variasi variabel dependen ecustomer
satisfaction adalah sebesar 56% dan selebihnya dijelaskan oleh variabel lain.
Sehingga dengan berdasarkan penjelasan sebelumnya dihasilkan persamaan regresi
berganda sebagai berikut.
Y = 4,157 + 0,212 UIQ + 0,130 IQ + 0,015 PSR + 0,035 PP +
0,426 REP.
Dari hasil pengujian Uji F
Regresi Linear Kedua diketahui df1 = 5 dan df2 = 127 dengan probabilitas 0,05,
maka F tabel bernilai 2,29. Dari hasil pengujian Uji T Regresi Linear Kedua
diketahui df = 127 dengan probabilitas 0,05, maka T tabel bernilai 1,65694.
Dapat disimpulkan bahwa kemampuan variabel independen user interface quality,
information quality, perciefed security, perciefed privacy, dan reputation
dalam menjelaskan variasi variabel dependen ecustomer trust adalah sebesar 43%
dan selebihnya dijelaskan oleh variabel lain. Sehingga dengan penjelasan
sebelumnya dihasilkan persamaan regresi berganda sebagai berikut.
Y = 4,641 + 0,151 UIQ + (- 0,032) IQ + 0,189 PSR + (-
0,042) PP + 0,265 REP.
Dari hasil pengujian Uji F
Regresi Linear Ketiga diketahui df1 = 3 dan df2 = 129 dengan probabilitas 0,05,
maka F tabel bernilai 2,67. Dari hasil pengujian Uji T Regresi Linear
Ketiga diketahui df = 129 dengan
probabilitas 0,05, maka T tabel bernilai 1,65675. Dapat disimpulkan bahwa
kemampuan variabel independen e-customer satisfaction, e-customer trust, dan
reputation dalam menjelaskan variasi variabel dependen ecustomer loyality
adalah sebesar 43% dan selebihnya dijelaskan oleh variabel lain. Sehingga
dengan penjelasan sebelumnya, maka dihasilkan persamaan regresi berganda
sebagai berikut. Y = 4,157 + 0,212 UIQ + 0,130 IQ + 0,015 PSR + 0,035 PP +
0,426 REP.
Hasil
Hasil dari pengujian sebagai berikut.
1.
Terdapat
hubungan antara kualitas antarmuka pengguna yang komunikatif (UIQ) dengan
kepuasan pelanggan dalam membeli produk (ECS) sehingga menghasilkan hubungan
keterkaitan dan hubungan yang positif.
2.
Terdapat
hubungan antara kualitas antarmuka pengguna yang komunikatif (UIQ) dengan
kesediaan konsumen untuk menjalin kepercayaan melalui kerjasama dan pembelian
barang (ET) sehingga terjalin hubungan keterkaitan dan hubungan positif.
3.
Terdapat
hubungan antara kualitas informasi mengenai produk yang lengkap (IQ) dengan
kepuasan pelanggan dalam membeli produk (ECS) sehingga menghasilkan hubungan
keterkaitan dan hubungan yang positif.
4.
Terdapat
hubungan antara persepsi keamanan tranksaksi online (PSR) dengan kepuasan
pelanggan dalam membeli produk (ECS), sehingga menghasilkan hubungan
keterkaitan dan hubungan yang positif.
5.
Terdapat
hubungan antara kualitas informasi mengenai produk yang lengkap (IQ) dengan
kesediaan konsumen untuk menjalin kepercayaan melalui kerjasama dan pembelian
barang (ET) sehingga terjalin hubungan keterkaitan dan hubungan positif.
6.
Terdapat
hubungan antara persepsi keamanan tranksaksi online (PSR) dengan kesediaan
konsumen untuk menjalin kepercayaan melalui kerjasama dan pembelian barang
(ET), sehingga terjalin hubungan keterkaitan dan hubungan positif.
7.
Terdapat
hubungan antara kontrol data privasi pelanggan dari ancaman pihak yang tidak
bertanggungajawab (PP) dengan kepuasan pelanggan dalam membeli produk (ECS),
sehingga menghasilkan hubungan keterkaitan dan hubungan yang positif.
8.
Terdapat
hubungan antara kontrol data privasi pelanggan dari ancaman pihak yang tidak
bertanggungajawab (PP) dengan kesediaan konsumen untuk menjalin kepercayaan
melalui kerjasama dan pembelian barang (ET), sehingga terjalin hubungan
keterkaitan dan hubungan positif.
9.
Terdapat
hubungan antara tingkat reputasi (REP) dengan kepuasan pelanggan dalam membeli
produk (ECS), sehingga menghasilkan hubungan keterkaitan dan hubungan yang
positif.
10. Terdapat hubungan
antara tingkat reputasi (REP) dengan kesediaan konsumen untuk menjalin
kepercayaan melalui kerjasama dan pembelian barang (ET), sehingga terjalin
hubungan keterkaitan dan hubungan positif.
11. Terdapat hubungan antara tingkat kepuasan pelanggan dalam
membeli produk (ECS) dengan loyalitas pelanggan (ECL) sehingga terjalin
hubungan keterkaitan dan hubungan positif.
12. Terdapat hubungan antara tingkat reputasi (REP) dengan
loyalitas pelanggan (ECL) sehingga terjalin hubungan keterkaitan dan hubungan
positif.
13. Terdapat hubungan antara kesediaan konsumen untuk
menjalin kepercayaan melalui kerjasama dan pembelian barang (ET) dengan
loyalitas pelanggan (ECL) sehingga terjalin hubungan keterkaitan dan hubungan
positif.
5. Kesimpulan
Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan dapat
ditarik kesimpulan sebagai berikut:
1. Bahwa kualitas antarmuka pengguna, kualitas informasi,
dan reputasi Toko XYZ berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat kepuasan pelanggan
saat membeli barang di Toko XYZ.
2. Bahwa kualitas antarmuka pengguna, kualitas informasi,
dan persepsi keamanan privasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kepercayaan
pelanggan saat membeli barang di Toko XYZ.
3. Bahwa persepsi kepuasan pelanggan dan reputasi Toko
XYZ berpengaruh signifikan terhadap tingkat loyalitas pelanggan pada Toko XYZ,
namun persepsi tingkat kepercayaan pelanggan tidak berpengaruh signifikan
terhadap tingkat loyalitas pelanggan.

Komentar
Posting Komentar